Senin, 2 November 2026

Asosiasi Pedagang Ayam Pasar Tradisional Jatim Dukung G-20 di Bali

Aksi Asosiasi Pedagang Ayam Pasar Tradisional (APAPaT) Jatim Menggelar Flash Mop sebagai bentuk dukungan G20 di Bali. (Foto: Tim)

majalahnetral.com – Asosiasi Pedagang Ayam Pasar Tradisional (APAPaT) Jatim mengadakan flash mob yang diikuti oleh puluhan peserta di Jalan Polisi Istimewa pukul 10.30 WIB, Rabu (26/10).

Dalam aksi tersebut, terlihat para anggota APAPaT sangat semangat mengikuti flash mob untuk mendukung pemerintah dalam G-20 yang akan diselenggarakan di Provinsi Bali.

Ketua APAPaT Jatim, Moch Faisol Akbar mengungkapkan, aksi flash mob ini merupakan bentuk dukungan kami kepada pemerintah dalam G 20 di Provinsi Bali nantinya.

“Saya selaku ketua APAPaT bersama teman-teman anggota, siap mendukung penuh pemerintah, yang akan menggelar G20 di Provinsi Bali,” ungkapnya.

Dalam orasinya ia menyampaikan, pihaknya mengajak para pedagang dan seluruh anggota untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, karena posisi Indonesia sebagai tuan rumah dalam G20.

“Agar kita terus bisa berdagang setiap hari, apalagi dalam pertemuan G20 juga dibahas tentang perdagangan internasional yang didalamnya juga membahas perdagangan makanan,” kata Faisol, sapaan akrabnya.

Koordinator Lapangan, Rizky Ahmad Taufik, dalam orasinya juga turut mengajak masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan acara G-20, yang akan dilaksanakan pada bulan November 2022.

“Apalagi dalam G 20 tema ‘Recover Together, Recover Stronger’, pada pawai kali ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama memulihkan ekonomi seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya saat menyampaikan orasi.

Lebih lanjut, Rizky mengatakan, bahwa Indonesia masih butuh dukungan dari negara- negara G 20 untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

“Pada saat ini kita ketahui bersama, Indonesia sangat membutuhkan dukungan dari negara-negara G20,” cetusnya.

Start flash mob tersebut dimulai dari Pasar Wonokromo menuju lokasi dengan menaiki angkot dan sepeda motor. Setelah menyampaikan orasi dan melakukan aksi flash mob, para peserta pun meninggalkan lokasi acara dengan tertib. (tim)

Berita Terkini