
majalahnetral.com | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berusaha untuk mempromosikan potensi yang ada di wilayah Ngawi. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XX dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 di Pendopo Wedya Graha Ngawi, Rabu (10/5).
Dalam sambutannya, Kepala DPMD Kabupaten Ngawi, Kabul Tunggul Winarno mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah gotong royong untuk menjaga dan melestarikan budaya gotong royong sebagai budaya asli bangsa Indonesia.
“Dengan semangat gotong royong, dan peran aktif masyarakat maka pelaksanaan pembangunan di desa dan kelurahan dapat berjalan dengan maksimal,” kata Kabul.
Tema BBGRM tahun ini adalah Dengan Semangat Gotong Royong Kita Tingkatkan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Optimis Jatim Bangkit.
“Agenda hari ini antara lain, penyerahan piagam penghargaan kepada Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan yang berhasil melaksanakan 10 program Pokok PKK tahun 2023, penyerahan piagam penghargaan kepada pemenang lomba desa dan kelurahan tingkat kabupaten tahun 2023, penyerahan piagam penghargaan kepada juara desa prospektif good governance pengelolaan keuangan desa tahun 2022, dan MoU BUMDes Pengelola Pertanian Ramah Lingkungan dengan Perusda Sumber Bhakti,” terang Kabul.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Ngawi, Ana Mursyida, menginginkan Kabupaten Ngawi bebas stunting. Ana menghimbau kepada Kepala Desa dan Kepala Kelurahan bersama Kader PKK untuk aktif memantau perkembangan kesehatan di masyarakat.
“Saya ingin kerjasama antara pemerintah desa dan kelurahan bersama kader PKK wajib mengetahui siapa keluarga yang masuk dalam golongan stunting maupun resiko stunting. Keluarga ini harus kita perhatikan dan ditangani dengan baik, karena kedepannya Program PKK Kabupaten Ngawi adalah New Zero Stunting,” tegas Ana.
Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mendukung penuh pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Ngawi.
“Saya sangat konsen dengan pencegahan dan penanganan stunting ini. Untuk itu perlu dilakukan pendataan sehingga dari data tersebut dalam dilakukan intervensi penanganan secara cepat dengan melibatkan semua stakeholder,” ujar Ony.
Selain berbicara tentang penanganan stunting, Bupati Ngawi juga berpesan kepada petani untuk berbudidaya secara ramah lingkungan. Dengan pertanian ramah lingkungan, petani tidak akan bingung jika terjadi kelangkaan pupuk kimia subsidi.
Pembangunan infrastruktur juga menjadi program prioritas Bupati Ngawi. Di tahun 2024 mendatang, Ony targetkan pembangunan jalan kabupaten 90% dalam kondisi mulus.
Puncak acara Pencanangan BBGRM XX dan HKG PKK ke-51 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala DPMD bersama TP PKK Kabupaten Ngawi. (tim)

