
majalahnetral.com | Solo – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar acara sosialisasi dan pendampingan untuk meningkatkan indeks inovasi di lingkup pemerintahan menuju posisi sepuluh besar dalam Innovative Government Award (IGA). Dengan berbagai upaya inovatif yang telah dilakukan sepanjang tahun 2022, Kabupaten Ngawi mendapat predikat inovatif yang memberikan dorongan untuk terus mengembangkan potensi inovasi daerah.
Dalam rekapitulasi skor Indeks Inovasi Daerah Jawa Timur tahun 2022, Kabupaten Ngawi berhasil mencapai peringkat ke-11 di antara klaster kabupaten lainnya. Namun, Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen untuk meningkatkan kinerja inovasi dan mencapai posisi sepuluh besar dalam IGA. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan input aplikasi indeks inovasi.
Acara sosialisasi dan pendampingan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Juni 2023 di Hotel Lorin Solo. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ngawi, Indah Kusumawardhani, memberikan sambutan yang menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan di era digital dan globalisasi.
Dalam sambutannya, Indah Kusumawardhani menyampaikan, “Kabupaten Ngawi memiliki potensi yang besar dalam menghasilkan inovasi di berbagai sektor. Melalui acara ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh jajaran pemerintahan tentang pentingnya inovasi dalam menjawab tuntutan pembangunan yang semakin kompleks.”

Acara ini dihadiri oleh sekretaris daerah, para pejabat pemerintahan, akademisi, praktisi inovasi, dan perwakilan masyarakat Kabupaten Ngawi. Para peserta akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi indeks inovasi untuk mengukur dan memantau capaian inovasi di setiap unit kerja pemerintahan.
Selain itu, akan ada sesi diskusi dan sharing best practices antarinstansi guna memperluas wawasan dan meningkatkan kerjasama dalam menghasilkan inovasi yang lebih baik. Acara ini juga menjadi momen penting untuk mengidentifikasi hambatan dan kendala dalam proses inovasi serta merumuskan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut.
Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini, Kabupaten Ngawi dapat memperkuat kapasitas inovasinya, mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inovatif, serta mencapai posisi sepuluh besar dalam IGA. Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitas yang dibutuhkan agar inovasi dapat menjadi pilar utama dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (adv/tim)

